Good Omens By Neil Gaiman & Terry Pratchett

Reviewed on : October 26th 2010

Kayaknya saya ketagihan buku Neil Gaiman setelah baca Coraline dan The Graveyard Book. Yang akhir-akhir ini say abaca judulnya Good Omens. Kurang lebih ceritanya gini.

Pada tahun 1655 sedang musim-musimnya perburuan penyihir. Saat penyihir” lain mengeluarkan ramalan yang isinya umum-umum aja dan bisa ditafsirkan banyak versi, seorang penyihir bernama Agnes Nutter menulis ramalan yang isinya sangat terperinci akan datangnya akhir jaman ± 300 tahun yang akan datang. Buku ramalan agnes diwariskan turun temurun kepada keluarganya. Sampai kepada keturunan terakhirnya yang bernama Anathema (bahkan anathema dinamai anathema karena sudah dituliskan di buku ramalan agnes).

11 tahun sebelum akhir jaman. Skenario armagedon telah dimulai, sang antikritus telah lahir dan rencananya akan ditukar dengan bayi seorang politisi sehingga bisa dibesarkan di lingkungan yang berpengaruh. Petugas neraka yang diberi tugas bernama Crowley. Crowley sudah turun ke bumi semenjak Adam diusir dari Surga dan semenjak itu “bergaul” dengan manusia. Crowley berteman dengan seorang petugas Surga yang bernama Aziraphale yang juga berkeliaran di dunia manusia dengan samaran sebagai pemilik toko buku.

Pada saat pertukaran terjadi sebuah kesalahan fatal. Antikristus malah nyasar ditukarkan ke keluarga baik-baik dan biasa-biasa saja. Dia diberi nama Adam dan tinggal di sebuah kota kecil yang bernama Lower Tadfield.

11 tahun kemudian, 4 hari sebelum hari akhir. Menurut scenario, pada hari yang ditentukan ini anjing neraka akan muncul untuk membantu mewujudkan keinginan tuannya. Pihak Surga dan Neraka tidak sabar menunggunya muncul karena kedua belah pihak menginginkan perang. Crowley dan Aziraphale sudah ditugaskan untuk memantau kemunculan anjing neraka di pesta ulang tahun ke-11 anak sang politisi. Sebenarnya baik Crowley maupun Aziraphale merasa enggan akan datangnya armagedon dan perang besar antara Surga dan Neraka. Saat di tempat yang ditentukan anjing neraka tidak juga muncul, sadarlah meraka bahwa suatu kesalahan besar telah terjadi. Crowley disalahkan pihak Neraka dan mereka berdua sibuk mencari dimana sebenarnya sang antikristus berada.

Sementara itu di kota kecil bernama Lower Tadfield, seorang anak bernama Adam juga sedang berulang tahun ke-11. Adam sangat menginginkan seekor anjing peliharaan untuk ulang tahunnya ketika tiba-tiba seekor anjing menghampiri dan mengekornya kemana-mana (anjing neraka menyamar menjadi anjing peliharaan biasa karena tuannya menginginkan seekor anjing peliharaan biasa).

Hari H. Tanda-tanda kehancuran dunia yang sudah diramalkan agnes nutter bermunculan. Benua atlantis muncul kembali ke permukaan, mahluk luar angkasa berdatangan, pohon-pohon aneh muncul, ikan paus hilang dari lautan dan hujan ikan dimana-mana.

Sementara itu sejumlah besar bahan bakar reactor nuklir tiba-tiba menghilang dan tidak dapat dijelaskan hilang kemana. Empat penunggang kuda neraka, Perang, Kelaparan, Polusi dan Kematian telah datang untuk membantu antikristus.

Sementara itu Adam kecil sedang berada dalam posisi dilematis. Akankah dia mendengarkan bisikan dari dalam dirinya untuk menghancurkan dunia ?

Yang saya suka banget dari buku ini adalah tokoh Crowley dan Aziraphale yang tidak terlalu jahat dan juga tidak terlalu baik , ceritanya yang lucu dan sedikit menyentil dan tentu saja endingnya. Dan yang lucu pada halaman 89 : diceritakan tentang seorang penunggang kuda neraka yang bernama Polusi masih menyamar menjadi seorang yang bernama White.

Alkisah White sedang ada di sebuah tangker minyak menuju Tokyo. Dia baru saja menyebabkan tumpahan minyak besar namun seperti biasa tidak ada yang menyadari dan semua pihak sibuk saling tuduh. Disana dituliskan bahwa sementara semua pihak saling tuduh, White sudah ada di suatu kapal uap sewaan yang penuh mengangkut tong logam berisi obat pembasmi ilalang yang amat beracun menuju INDONESIA, hahahahaha….