The Eyre Affair By Jasper Fforde

Tebal : 156 Pages on Ebook

Hahaha. Sumpah ini buku menurut saya lucu. Keren. Latar belakang buku ini adalah alternate Inggris di tahun 1985 dimana kehidupan, tidak seperti di dunia kita yang sangat dipengaruhi politik maupun agama, kehidupan di dunia tersebut sangat dipengaruhi oleh preferensi literatur. Oh yeah, keberadaan literatur teramat sangat penting di dunia tersebut.

Tokoh utamanya adalah seorang Wanita thirty something yang bernama Thursday Next. Berikut paragraf yang bisa sedikit menggambarkan miss Next :

I was born on a Thursday, hence the name. My brother was born on a Monday and they called him Anton-go figure. My mother was called Wednesday but was born on a Sunday – I don’t know why – and my father had no name at all – his identity and exstence had been scrubbed by the Chronoguard after he went rouge. To all intens and purposes he didn’t exist at all. It didn’t matter. He was always Dad to me..

Haha. Thursday Next bekerja di Special Operation Network (SpecOp), tepatnya Divisi Literary Detective/LiteraTecs dengan kode SO-27. Pada suatu saat LiteraTecs dibuat geger oleh pencurian manuskrip asli Martin Chuzzelewit nya Dickens. Dari gaya pencuriannya, kecurigaan segera ditujukan pada Acheron Hades, penjahat literatur yang seharusnya sudah mati bertahun-tahun yang lalu.

Acheron Hades, we know nothing about him. No birth certificate, not even a reliable age or even who his parents were. He just appeared on the scene in ’54 as a petty criminal with literary edge and has work his way steadily upwards to being number three on the planet’s most wanted list.”

Acheron Hades adalah penjahat literatur misterius yang bisa membaca dan mempengaruhi pikiran orang, berjalan menembus tembok, bulletproof dan tidak memiliki bayangan, hah! Imagine that!. Thursday pernah mengenal Hades dan untuk alasan yang belum diketahui Thursday kebal terhadap pengaruh Hades.

Thursday memiliki seorang paman bernama Mycroft, seorang penemu. Penemuan terbarunya adalah portal yang bisa membawa kita masuk ke dunia dalam buku. Buku apapun, halaman berapa pun. Ketika portal tersebut dicuri dan Mycroft turut diculik barulah mereka mendapat gambaran apa yang sedang Hades coba lakukan. Dan ketika seorang tokoh minor dalam buku Martin Chuzzelewit, Mr. Quaverly tiba-tiba menghilang dari cerita di seluruh eksemplar Martin Chuzzelewit kepanikan mulai muncul.

Ternyata Hades menculik Mr. Quaverly dari dalam buku dan membunuhnya di dunia nyata. Jika hal tersebut dilakukan dari manuskrip original buku tersebut. Maka seluruh eksemplar buku yang beredar di dunia akan berubah dengan sendirinya tanpa ada seorang Mr. Quaverly di dalam jalan cerita buku tersebut.

Kepanikan mulai meningkat ketika Hades mencuri Manuskrip original Jane Eyre nya Charlotte Bronte. Hades mengancam akan menculik dan mengeliminir Jane Eyre jika tuntutannya tidak dipenuhi. Dunia pun geger.

Within twenty seconds of Jane’s kidnapping, the first worried member of the public had noticed strage goings-on around the area of page 107 of their deluxe edition of Jane Eyre. Within 30 minutes all the lines into the english museum library were jammed. Within 2 hours every LiteraTecs departement was besieged by calls from worried bronte readers. Within 4 hours the President of The Bronte Federation has seen The Prime Minister.”

Adalah tugas Thursday Next untuk mengagalkan upaya gila tersebut. Berhasilkan dia? Atau seluruh buku Jane Eyre di dunia jalan ceritanya akan berlangsung tanpa Jane Eyre? Ahhh.. Baca sendiri..

Buat saya buku ini seru dan menghibur banget. Jadi bikin senyum-senyum sendiri bacanya. Bayangkan kalo di dunia kita ada penjahat yang mengancam menghilangkan tokoh Harry Potter dari semua eksemplar buku Harry Potter, bakalan heboh ga ya? Dan pada beberapa titik saya jadi pengen masuk ke dunia itu dan berprofesi sebagai detektif literatur juga. Hehe..

Buku ini terdiri dari 4 seri yg judulnya The Eyre Affair, Lost In Good Books, The Well Of Lost Plots, Something Rotten dan First Among Sequels. Recomended banget untuk dibaca terutama untuk para bookworms.

Shades Of Grey I : The Road To High Saffron By Jasper Fforde

Penerbit : Hodder Publisher

Tebal : 432 Halaman

Selamat datang di Dunia Eddie Russet. Umur 21 tahun. Eddie Russet hidup beratus-ratus tahun setelah terjadinya malapetaka yang disebut ‘The Epiphany’ atau seringkali hanya disebut dengan istilah ‘Something That Happened’.

Masyarakat di dunia Eddie sekarang hidup disebut Chromatica dimana kelas hirarki seseorang ditentukan oleh derajat warna yang dapat mereka lihat. Ungu adalah kelas sosial hirarki tertinggi dan abu-abu adalah kelas sosial dengan hirarki terendah.

Kehidupan mereka diatur oleh sekumpulan aturan dalam sebuah kitab yang disebut The Rules. The Rules dibuat oleh Sang Penyelamat mereka dari The Epiphany, Munsell.

The word of Munsell was The Rules and The Rules were The word of Munsell. They regulated everything we did and had brought peace to The Collective for nearly four ceturies”. Page 31

Setiap orang memiliki account point atas apa-apa yang mereka lakukan dan setiap perbuatan atau perkataan di luar The Rules akan dikenakan denda alias point mereka dikurangi. Setiap mencapai batas minus poin tertentu (yang artinya orang tersebut banyak sekali melanggar The Rules) maka orang tersebut akan dikirim ke kamp Reboot dimana ‘prilaku’ mereka akan di reset ulang agar tidak lagi melanggar The Rules.

Perkawinan didasarkan pada keuntungan terbesar untuk menaikan tingkat warna/status sosial dalam Chromatica dan bukan pada pilihan masing-masing individu. Eddie berharap dapat menikahi Constance Oxblood seorang gadis dari keluarga dengan prosentase merah yang tinggi dan diharapkan dapat menaikkan posisi keluarga Russet dalam hirarki Chromatica.

Inilah dunia tempat Eddie Russet tinggal. Dunia dimana sendok adalah komunitas mahal karena The Rules melarangnya untuk diproduksi lagi. Suatu hari Eddie melakukan suatu tindakan mischiveous dan dihukum dengan ditugaskan untuk melakukan ‘sensus mengenai kursi’ di suatu daerah pinggiran bernama East Carmaine. Disinilah jalan hidup dan cara pandang Eddie mulai terbuka dan ia bertemu dengan gadis yang ingin dia pilih, Jane dengan kelas sosial abu-abu. Fakta demi fakta mulai terbuka dan mengguncang dunianya dan Eddy terpaksa keluar dari cosy ignorannce nya.

Whoaa.. Menyesal buku yang dibeli sejak Oktober taun lalu ini baru dibaca sekarang. Shades Of Grey nya Jasper Fforde ini bener-bener selera saya banget. Ngga abis pikir gimana sang pengarang bisa sekreatif ini. Setiap bab dimulai dengan satu pasal aturan yang tercantum dalam The Rules dan isinya sungguh ngga terduga. Contoh :

9.3.88.32.025 : The Cucumber and the tomato are both fruit; the avocado is a nut. To assist with the dietary requirements of vegetarians, on the first Tuesday of the month a chicken is officially a vegetabel.

Haha! Very entertaining.

Yang pasti buku ini memberikan gambaran bahayanya suatu kumpulan orang yang hidup didasarkan pada sesuatu yang sebenarnya tidak mereka mengerti dan menerimanya begitu saja. Tidak ada keinginan untuk mempertanyakan.Tidak merasa perlu untuk berpikir ‘kenapa?’

Kalo suka 1984 nya Orwell pasti suka juga sama Shades of Grey nya Jasper Fforde ini. Highly recomended. Konon buku ini bakalan ada sequelnya. Can’t hardly wait. Hehe.

My favorite quotes dari halaman 397 pembicaraan antara Eddie dan Jane:

There used to be places called prisons before The Epiphany where demerits were restrained against their will”

“It sounds hideously barbaric” I said.

“Prisons are still with us”, she said,”Only the walls are constructed of fear, taboo and the unknown”