The Phantom of The Opera By Gaston Leroux

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 376

Alih Bahasa : Stefanny Irawan

Gaston Leroux membuka novel ini dengan gaya seorang detektif yang menuliskan kata pengantar untuk hasil penyelidikan panjangnya untuk membuktikan bahwa mitos hantu opera di Gedung Opera kota Paris betul-betul ada. Beliau menghubungkan keberadaan si hantu opera dengan kejadian yang cukup menghebohkan di kota Paris ketika itu, yaitu penculikan penyanyi opera cantik Christine Daae, menghilangnya Vicomte de Chagny alias Raoul serta kematian kakaknya Count Philippe.

Raoul dan Christine adalah teman masa kecil. Ketika itu mereka berdua seringkali bersama-sama mendengar dongeng anak dari ayah Christine. Salah satu dongeng yang paling sering diceritakan oleh ayah Christine adalah tentang Sang Malaikat Musik. Kebetulan Christine adalah anak perempuan dengan bakat menyanyi yang cukup menonjol. Beberapa waktu yang mereka habiskan bersama membuat Raoul dan Christine saling menyimpan perasaan satu sama lain. Karena satu dan lain hal pada saat itu mereka harus berpisah jalan.

Raoul meneruskan pendidikan dan jalur hidup bangsawannya. Sesaat sebelum Ayah Christine meninggal, ia berpesan bahwa jika ia telah meninggal dunia, suatu saat ia akan mengirimkan Sang Malaikat Musik dari surga untuk Christine. Semenjak ayahnya meninggal, Christine kehilangan minat untuk mengekplorasi bakatnya dan menyanyi seadanya. Mereka berdua pun beranjak dewasa di jalan yang berbeda.

Christine kemudian diterima sebagai bagian dari pertunjukkan opera Paris sebagai pemeran figuran. Suatu ketika di ruang gantinya Christine mendengar suara nyanyian yang luar biasa indah seolah berasal dari surga. Lama kelamaan suara itu mulai berbicara pada Christine dan memperkenalkan dirinya sebagai sang malaikat musik. Sang malaikat musik memberikan tawaran pada Christine untuk mengajarinya bernyanyi, dan Christine pun menerimanya.

Di saat yang bersamaan di gedung opera sedang heboh-hebohnya beredar rumor tentang si Hantu Opera. Banyak orang telah menyaksikan si Hantu Opera berkeliaran. Hantu tersebut selalu muncul dengan gaya yang khas, stelan jas dan topeng yang menutupi wajahnya dan menonton jalannya pertunjukkan dari boks nomor lima. Rumor memanas setelah ditemukannya Joseph Baquet seorang petugas opera mati tergantung di ruang bawah tanah. Bahkan para manajer opera yang baru pun mendapatkan surat dari Si Hantu Opera.

Sebenarnya telah beberapa lama Raoul mengetahui bahwa Christine sekarang bagian dari pertunjukkan opera. Raoul telah beberapa kali menyaksikan Christine sebagai salah satu pemeran figuran. Ketika suatu saat sang pemeran utama wanita berhalangan untuk tampil, Christine ditunjuk sebagai penggantinya. Alangkah terkejutnya semua orang ketika mendapati bahwa ternyata Christine dapat bernyanyi dengan begitu indah dan bahkan jauh lebih bagus dari Carlotta sang pemeran utama wanita. Christine bernyanyi dengan sepenuh hati hingga membuatnya pingsan di akhir pertunjukkan.

Raoul tidak dapat menahan diri lagi untuk menemui Christine yang jatuh pingsan. Ketika siuman, Raoul terkejut ketika Christine berpura-pura tidak mengenalinya. Raoul menguntit Christine ke ruang gantinya. Dari balik pintu Raoul mendengar Christine sedang bertengkar dengan seorang pria, Christine kemudian keluar dari ruang ganti. Raoul bersembunyi untuk kemudian masuk ke ruang ganti Christine karena penasaran dengan siapa Christine tadi berbicara. Ternyata ruang ganti Christine kosong. Dengan siapa kah ia berbicara tadi? Apakah sebenarnya si Hantu Opera? Benarkan Christine sudah melupakan Raoul? Misteri tersebut akan terurai satu demi satu di lembar demi lembar buku ini.

Pada awalnya saya hanya mengetahui bahwa The Phantom of The Opera ini adalah salah satu drama musikal terkenal karya Andrew Llyod Webber. Ternyata drama musikal tersebut diangkat dari novel Gaston Leroux yang dipublikasikan pada tahun 1911. Sudah seratus tahun tahun berlalu.

Novel ghotic mistery klasik ini sama sekali tidak membosankan karena ditulis dengan gaya penyelidikan seorang detektif (dengan Gaston Leroux sebagai detektifnya) dan memuat unsur kejutan yang lumayan mengigit ketika identitas sang Hantu Opera akhirnya berhasil ditemukan. Endingnya cukup menghapus efek gelap yang dipaparkan di sepanjang isi buku.

Kesepian dan keterasingan bisa membuat seorang manusia memanifestasikan seluruh potensi jahatnya, namun ketika berhasil menemukan rasa cinta sejati yang tanpa pamrih maka seburuk-buruknya manusia pun masih bisa mengesampingkan rasa egois untuk memiliki dan melakukan pengorbanan terakhir bagi orang yang dicintainya.

Salah satu novel klasik yang masuk dalam kategori seru!!