Dracula By Bram Stoker

17238Format : librivox.org Audiobook

Adalah Jonathan Harker, seorang penasehat hukum, yang pada suatu waktu menerima perintah dari Biro Hukumnya untuk pergi ke tempat seorang klien bernama Count Dracula yang tinggal di suatu tempat bernama Transylvania.

Jonathan Harker mengganggap penugasan tersebut sebagai petualangan dan cukup bersemangat untuk menyelesaikannya. Sepanjang perjalanan, Jonathan selalu menulis jurnal tentang pengalamannya dari hari ke hari, dan juga menulis surat kepada kekasihnya Wilhelmina Murray.

Melalui jurnal dan surat-surat tersebutlah kita memperoleh narasi tentang pengalaman Jonathan Harker di Transylvania.

Fyi, gaya penulisan novel ini memang memiliki format epistolary, yaitu penceritaan berdasarkan jurnal dan juga surat dari tokoh-tokoh utamanya, dan juga dokumen-dokumen tertulis lain seperti Log Book kapal atau berita di surat kabar.

Gaya penceritaan model ini, menambah unsur misteri di keseluruhan jalan cerita dan juga memberikan kesempatan kepada pembaca untuk melihat suatu kejadian dari berbagai sudut pandang tokoh utamanya.

Kembali ke cerita. Dalam perjalanan menuju kastil Count Dracula, Jonathan mulai menemui hal-hal misterius. Diantaranya adalah nyaris diserang oleh sekumpulan Serigala, dan ketika singgah di suatu tempat istirahat menuju kastil tersebut, setelah bercerita tentang tempat tujuannya, oleh pemilik tempat istirahat Jonathan dibekali salib untuk dikalungkan. Untuk melindungi Jonathan, ujar si pemilik tempat istirahat. Weird.

Sesampainya di Kastil, Jonathan bercerita tentang aura misterius tempat tersebut, dan juga tentang Count Dracula yang dingin, tidak pernah sekalipun terlihat makan, dan juga memilih waktu-waktu yang ganjil untuk berkonsultasi kepada Jonathan tentang prosedur pembelian rumah di London serta permasalahan hukum lainnya.

Count Dracula sangat tertarik dengan London. Itu kesan kuat yang didapatkan oleh Jonathan.

Setelah beberapa hari Jonathan menyadari bahwa ia tidak pernah melihat siapapun di dalam kastil tersebut. Hanya ia dan Count Dracula. Jonathan pun perlahan sadar kalo sebenarnya ia adalah seorang tahanan di Kastil tersebut.

Pada suatu malam ketika nyenyak tertidur, Jonathan mendengar suara-suara di kamarnya. Mengintip melalui kelopak matanya yang tertutup, Jonathan melihat tiga wanita yang cantiknya tidak manusiawi sedang memandangi Jonathan yang tertidur. Ia menjuluki mereka the tree sisters. Ketika salah satu dari perempuan itu merundukkan mukanya ke arah Jonathan, ia diselamatkan oleh Count Dracula yang segera mengusir perempuan-perempuan itu.

Yang membuat Jonathan ketakutan adalah bahwa ketika Count Dracula tiba-tiba muncul, ia membawa sebuah karung. Dan apa yang Nampak merupakan isi dari karung tersebut, Jonathan menduga, adalah tubuh seorang anak kecil.

Jonathan pun mulai menyelidiki kastil tersebut. Ia menyaksikan Count Dracula mampu merayap di dinding kastil. Dan juga menemukan tempat istirahat dari Count Dracula yang tidak lain berupa sebuah peti mati.

Jonathan takut setakut2nya.

Narasi kemudian beralih ke log book sebuah kapal yang tiba di London dalam keadaan kosong dan hanya menyisakan kapten kapal. Semua kru kapal hilang di perjalanan. Melalui jurnal sang kapten kita mempelajari bahwa ia beberapa kali melihat seorang laki-laki tinggi kurus asing berkeliaran di kpalnya. Dan juga muatan aneh berupa 50 peti mati yang konon berisi tanah dari Trasylvania. Setibanya di pelabuhan London, sang kapten melihat seekor serigala besar melompat dari kapalnya.

Dari sini cerita beralih ke tunangan Jonathan, Wilhelmina Murray. Melalui jurnal Mina, begitu ia biasanya dipanggil, dan juga surat-surat Mina kepada sahabat karibnya Lucy Westenra, pembaca bisa menduga-duga apa yang terjadi.

Setelah beberapa waktu Mina mengkhawatirkan tunangannya yang hilang tanpa kabar, ia akhirnya berhasil menemukan Jonathan yang ternyata jatuh sakit dan menderita demam otak. Tidak ada yang tahu kapan dan bagaimana Jonathan kabur dari kastil di Trasylvania.

Jonathan yang baru sembuh akhirnya meminta Mina untuk menikahinya. Namun sebelumnya menyerahkan jurnalnya kepada Mina, untuk ia baca dan setelah itu untuk baru memberikan keputusan apakah ia mau menikahi Jonathan.

Mina bersedia untuk menyimpan jurnal tersebut, namun menolak untuk membacanya karena ia percaya sepenuhnya pada Jonathan. Mereka pun menikah dengan bahagia.

Sementara itu di tempat lain, sahabat Mina, Lucy Westenra tiba-tiba menderita sakit berat. Tubuhnya tampak pucat dan tidak berdaya. Tunangan Lucy, Arthur Holmwood kemudian meminta bantuan temannya, seorang dokter bernama John Seward.

Karena penyakit Lucy yang hanya aneh dan hanya bisa disembuhkan dengan transfusi darah, John Seward pun akhirnya meminta bantuan kolega nya Abraham Van Helsing.

Legenda Vampir, sesungguhnya telah ada untuk waktu yang sangat lama. Abraham Van Helsing, ternyata adalah salah satu orang yang familiar dengan legenda-legenda tersebut. Penyakit Lucy, membuat Van Helsing memiliki dugaan tertentu. Van

Helsing kemudian mencoba melidungi Lucy dengan barang-barang yang menurut mitos dapat menangkal Vampir. Namun demikian Lucy terus menerus memerlukan transfuse darah. Arthur Holmwood, John Seward dan juga Van Helsing telah menyumbangkan darah mereka untuk Lucy.

Ketika Lucy masih membutuhkan darah, mereka pun mencari orang lain yang dapat melakukannya. Bertemulah ketiga orang tersebut dengan pemuda yang bernama Quincy Jones, yang ternyata pernah melamar Lucy namun ditolak olehnya (John Seward juga pernah melamar Lucy namun ditolak juga).

Ketiga pemuda yang sama-sama mencintai Lucy, dan juga Van Helsing telah berusaha sebisa mereka untuk menyelamatkannya. Namun apa daya, Lucy Westenra akhirnya meninggal. Anehnya, setelah meninggal tubuh Lucy secara fisik terlihat lebih sehat dan lebih hidup serta jauh lebih cantik, daripada sebelumnya. Ketiga pemuda itu pun berduka.

Dan Van Helsing tau bahwa permasalahannya tidak akan berakhir disini.

Beberapa hari kemudian, sebuah berita di surat kabar memberitakan tentang sebuah fenomena aneh. Dalam beberapa hari terakhir kerap terjadi kejadian “anak hilang”. Anak2 tersebut selalu hilang menjelang malam, dan pada pagi harinya ditemukan kembali di tempat-tempat umum. Anak-anak yang ditemukan tersebut selalu memiliki dua bekas gigitan kecil di lehernya.

Mereka mengaku dibawa oleh seorang bloofer lady (beautiful lady). Menarik kan?

Abraham Van Helsing, Athur Holmwood, John Seward, dan Quincy Jones akhirnya berkorespondsi dan bertemu dengan Jonathan dan Mina Harker. Mereka berenam pun mengakurkan cerita mereka. Akhirnya mereka membentuk persekutuan untuk memburu mahluk bernama Count Dracula. Dan disinilah cerita menjadi amat sangat seru dan membuat penasaran.

Dan jangan salah, Count Dracula pun tidak akan menyerah tanpa perlawanan.

Seruuuuuuuuuuuuuuuu deh!!

Yang jelas buku Dracula nya Bram Stoker ini menjadi cerita gothic yang menjadi trendsetter vampirisms. Buku klasik yang harus dibaca… Itu juga kalo kamu berani! Hihihi..

Advertisements

5 thoughts on “Dracula By Bram Stoker

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s