The Time Keeper By Mitch Albom

15041918Penerbit : Hyperion New York

eISBN: 9781401304706

“Man alone measure time

Man alone chimes the hour

And because of this, man alone suffers a paralyzing fear that no other creature endures

A fear of time running out”

6000 tahun yang lalu seorang pria bernama Dor menemukan cara untuk menandai waktu. Sesuatu yang sebelumnya berlalu begitu saja berhasil dikuantifikasi oleh Dor yang memang cukup dikenal karena kepintarannya. Suatu saat seorang raja yang sedang membangun menara maha tinggi untuk mengalahkan para dewa2 meminta bantuan Dor untuk menggunakan peralatan2 temuannya. Dor yang tidak memiliki minat pada ketenaran, kekayaan maupun kekuasaan pun menolaknya. Dor hanya ingin hidup damai dengan istri dan anak2nya.

Sang raja pun murka. Dor dan keluarganya pun diasingkan dari daerah tersebut. Di pengasingan pada suatu saat istri Dor mengidap penyakit mewabah yang cukup parah. Keadaannya semakin memburuk hingga pada suatu hari Dor merasa kalau ajal istrinya semakin dekat.

Didorong oleh rasa putus asa, panik dan kemarahan karena pengetahuan yang ia miliki tidak dapat menyelamatkan istrinya, Dor pun lari menuju menara maha tinggi yang dibangun sang raja. Dor bertekad untuk memanjat menara tersebut hingga ia dapat sampai ke surga. Lalu ia akan memaksa para dewa untuk menghentikan waktu agar ia dapat menyelamatkan istrinya.

Saat Dor sedang memanjat menara tersebut, tiba2 bangunan megah tersebut runtuh secara perlahan2. Manusia2 yang sedang berada di dalam menara pun berjatuhan seperti boneka. Hanya satu orang yang terus bergerak ke atas, Dor. Ketika ia sampai di puncaknya seluruh menara luluh lantak, di saat itu Dor terangkat ke langit, dan tidak seorangpun pernah melihatnya lagi.

Dor kemudian terbangun di sebuah gua. Karena ialah yang pertama kali mengetahui tentang waktu, maka ia ditugaskan oleh Tuhan untuk menjaga penemuannya tersebut. Dor menjadi The Time Keeper. Dalam gua tersebut ia akan hidup abadi dan dapat mendengarkan seluruh permohonan manusia tentang waktu.

“Mankind is connected in ways it does not understand”

6000 tahun kemudian seorang remaja perempuan bernama Sarah Lemon berharap agar waktu dapat berjalan lebih cepat hingga ia dapat segera bertemu dengan pria pujaannya. Di tempat yang lain seorang lelaki bernama Victor Delamonte berharap agar waktu dapat berjalan lebih lambat hingga ia dapat menyembuhkan penyakit kanker yang dideritanya, Victor tidak bisa menerima bahwa ia akan dikalahkan oleh waktu.

Di saat yang sama Dor menerima petunjuk bahwa tugasnya telah hampir selesai. Untuk menutup seluruh perjalannya Dor harus menemukan makna dari waktu. Caranya adalah dengan turun ke bumi dan membantu dua manusia yang sedang memohon untuk dapat melakukan tawar menawar dengan waktu.

Dor pun terlempar ke bumi. Lalu garis Tuhan mempertemukannya dengan Sarah Lemon dan Victor Delamonte. Melalui permasalahan kedua manusia tersebutlah Dor mencoba untuk memahami tujuan perjalannya sendiri. Kenapa ia harus mengalami semua yang ia alami.

“Sitting high above the city, father of time realized that knowing something and understanding it were not the same thing”

Mmmm.. Buat saya buku ini sedikit dibahwa ekspektasi. Mungkin juga karena kesan dari buku2 Mitch Albom lain yang lebih ngena sehingga cerita di buku ini rasanya klise dan datar2 aja. However, I really appreciate how Mitch Albom always try to remind us how important it is what we choose to do in the time that had been given to us. And how sometimes we have to try to view our circumstances from outside our own perspective.

Situation in which we think as the end of the world, might seems silly if we try to see it from other’s eyes.

Anyhow, 3 dari 5 bintang dari saya untuk buku ini.

“A heart weighs more when it splits in two; it crashes in the chest like a broken plane”

“There is a reason God limits our days

Why?

To make each one precious..

Advertisements

4 thoughts on “The Time Keeper By Mitch Albom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s