The Giving Tree By Shel Silverstein

370493

Penerbit   : Harper Collins Publisher

“Once there was a tree.. And she love the little boy..”

Buat saya cerita ini sepertinya rasanya terlalu menyakitkan kalo dimasukkan dalam kategori cerita anak2. Bagaimana ya menggambarkannya? Mmm.. Selesai membaca cerita ini yang saya rasakan adalah sedih sekaligus marah.. Dua rasa yang maknyus dicampur menjadi sesuatu yang menyakitkan..

Let me tell you something about the tree..

The ability to love is a gift.. Ada tipe orang yang jika ia mencintai, maka ia akan mencintai dengan sepenuh jiwa raganya. Apapun akan dia berikan demi melihat orang yang dicintainya bahagia. Kebahagiaannya sendiri menjadi sesuatu yang tidak relevan. Banyak wanita yang mencintai seorang pria dengan cara seperti ini, atau contoh yang lebih konkrit sebagian besar rasa cinta seorang Ibu kepada anaknya adalah seperti ini.

And the most unfortunate fate are if this kind of tree come to love this kind of little boy.

Let me tell you something about the little boy..

A concrete typical type of human. Kadang kita manusia ini memang terlalu rakus. Alih2 memberi, kita lebih suka mengambil dan terus mengambil. Pun dalam urusan cinta. Kadang kita lupa menghargai orang2 yang mencintai kita dengan sedemikian besarnya. Kita memperlakukan mereka seakan2 sudah kewajiban mereka untuk memberikan kita cinta, kasih sayang dan apapun yang dapat membuat kita bahagia. Padahal itu adalah pilihan. Pilihan orang2 yang menempatkan kebahagiaan orang lain diatas kebahagiaannya sendiri.

Kita sanggup untuk bermanis2 di depan orang yang kita kenal selewat saja, namun kadang dihadapan orang yang mencintai kita, kita lupa untuk menjaga perasaannya dan tidak sungkan untuk bersikap ketus dan seenaknya. Padahal itu menyakitkan. Mereka yang betul mencintai kita pasti akan memaafkan, namun sebelum itu sungguh mereka akan tersakiti hatinya.

Dan kita kadang tidak tahu kapan harus berhenti. Kapan sebetulnya cukup adalah cukup. Kapan kita sebaiknya balas memberi alih-alih terus terlalu nyaman menerima.

Let me tell you something about the tree and the little boy..

I wish with all my heart and soul the tree love another boy who could appreciate her more and make her happy.

I wish with all my heart and soul that the boy understand what kind of privilege he’s been taking advantage of. To have someone loving him with such a sincerity.

Alas my wishful thinking, the tree love that particular little boy and no other. So she give and give and give. The boy take and take and take.

Life is never fair. Never has, never will.

Advertisements

16 thoughts on “The Giving Tree By Shel Silverstein

  1. hardcover buku ini masih ada di rak paling atas, siap kalau-kalau aku mau baca lagi, lagi, dan lagi… dan bener mba, miris deh kalo liat kelakuan si anak kecil itu a.k.a kita sendiri.

  2. Moch Fandi Ansori says:

    Pertama kali setelah baca buku ini: saya sedih setengah mati, takut membayangkan kalau nanti si bocah adalah saya dan si pohon adalah ibu saya.
    Dan saya setuju memang buku ini tidak seharusnya digolongkan dalam kategori anak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s