Cloud Atlas By David Mitchell

13642707Penerbit : Random House

Tebal : 528 Halaman

eISBN : 9780307483041

“Our lives are not our own. We are bound to others, past and present, and by each crime and every kindness, we birth our future.”

“It’s a small world. It keeps re-crossing itself.”

Tambah pengen cepet2 nonton filmnya!! To tell you the truth, for me this is one of the most difficult book to be reviewed. It’s hard to explain, the taste of this book is hard to be described by words. Aneh ya?

Dan ah! akhirnya saya menemukan dystopian story yang berkiblat pada A Brave New World nya om Aldous Huxley. Dari keenam cerita berbeda masa yang saling bertautan ini, saya paling suka cerita Sonmi dan dunia dystopianya.

Hhhhmm mari coba dijelaskan dari awal. Terus terang pada awalnya sangat sulit buat saya untuk mengikuti cerita dalam buku ini. Bentuknya adalah cerita pendek yang masing2 berada di masa yang jauh berbeda, namun selalu saling berkaitan karena sang tokoh utama selalu menemukan kaitan dengan tokoh di cerita sebelumnya. Dan satu lagi, mereka selalu memiliki tanda lahir serupa meteor ^_^

Kenapa sulit buat saya? Pertama, karena ceritanya selalu terputus di puncak alur dan membuat saya gemes bukan alang kepalang. Kedua, banyak kata2 baru yang saya pelajari sampai2 harus bolak-balik buka kamus Inggris-Indonesia, so it’s difficult in a good way.

Saya baru ngeh akan briliannya cara menulis dan muatan dalam buku ini setelah lewat setengah buku, dari cerita keenam kita dibawa mundur lagi satu-persatu ke cerita sebelumnya. Lalu semuanya  menjadi jelas dan terbengong-bengong lah saya. Edun! Buku ini bagus banget! Banget! Banget!

So here’s the resume of the stories :

  1. The Pasific Journal of Adam Ewing : Berlatar di tahun 1800-an (sepertinya?! 0_o). Menceritakan tentang seorang Adam Ewing yang ikut di suatu ekspesdisi pelayaran dan menyaksikan berbagai kebudayaan barbar (baik yang dilakukan oleh manusia yang mengaku berbudaya atau manusia yang memang belum mengenal budaya).
  2. Letters from Zedelghem : Berlatar di tahun 1930-an. Menceritakan seorang composer musik muda bernama Robert Frobisher yang in my humble opinion memiliki tingkah laku menyebalkan.
  3. Half Life-The First Luisa Rey Mystery: Berlatar di tahun 1960-an. Bercerita tentang Luisa Rey, seorang wartawati yang berusaha mengungkap skandal besar proyek nuklir sebuah koorporasi.
  4. The Ghastly Ordeal of Timothy Cavendish : Berlatar di tahun 2000-an. Menceritakan tentang Timothy Cavendish, seorang pemilik sebuah penerbitan yang tiba2 terjebak di sebuah panti jompo.
  5. An Orison of Sonmi-451: My favorite story. Berlatar belakang jauh-jauh di masa depan dimana teknologi manusia telah sebegitu canggihnya sehingga mereka menggunakan clone untuk melaksanakan tugas yang tidak ingin mereka lakukan. Tokoh utamanya Sonmi-451 seorang clone perempuan yang sedikit demi sedikit memperoleh kesadaran dan dapat melihat bagaimana dunianya berputar dari sudut pandang yang lebih tinggi. I absolutely love Sonmi.
  6. Sloosha’s Crossin’ An’EV’Rhythin After: Berlatar lebih jauh lagi ke masa depan dimana teknologi dan peradaban telah mencapai puncaknya sehingga sampe ke titik self destruct. Peradaban dan teknologi telah menghilang dan manusia kembali ke pola kehidupan purba. Tokoh utamanya adalah Zachry yang hidup di masyarakat yang mempercayai seorang dewi bernama Sonmi! (read it yourself I don’t want to spoil the fun).

Cuma sampai disini kemampuan saya buat menceritakan buku ini ^_^. A very brilliantly written book! And needless to say, Cloud Atlas is a must watch movie! (and a must read book to those of you whose willing to take the challenge :p) hihihi.

“What moral to draw? Peace, though beloved of our Lord, is a cardinal virtue only if your neighbors share your conscience.”

 “So winners, Hae-Joo proposed, are the real losers because they learn nothing?”

Advertisements

25 thoughts on “Cloud Atlas By David Mitchell

  1. astrid.lim says:

    nisaaa gw pengen banget baca ini (tapi nggak baca e book heheh).. anyway pernah baca bukunya si mitchell yang a thousand autumns of jacob de zoet dan kesengsem abis sama ceritanya..makin penasaran sama yang ini =)

  2. blm smpat baca e-booknya 😦 tapi sudah nonton … duh ceritanya bikin dag-dig-dug, bingung, sedih yang maknyus, apalagi tentang Sonmi dan Hae-Joo (love-love-it) dan James Sturgis kuereenn banget jadi Hae-Joo xixixi *salah fokus*
    Smg bln depan sempat baca deh *masukin agenda*

  3. waah ini katanya pernah diterbitkan oleh gramedia tahun2 lalu (dah lama)…kenapa nggak di cetak ulang? mungkin memang lebih baik baca versi asli..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s