Howls Moving Castle By Diana Wayne Jones

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 327 Halaman

Saya suka banget sama film2nya Studio Gibli terutama kalo yang bikinnya Hayao Miyazaki. Ceritanya selalu semi absurd, semi magis, tapi bagus dan kadang bikin terharu. Ngga ada perasaan yang digambarin secara eksplisit tapi selalu kerasa. Tipe cerita atau film yang saya suka banget lah.

Howls Moving Castle ini is one of my fave.. Negeri yang menjadi latar cerita bernama Ingary..

“Di Ingary, negeri tempat hal-hal seperti sepatu bot ajaib dan jubah yang bisa membuat orang menghilang benar-benar ada, agak kurang beruntung bila kau dilahirkan sebagai sulung dari tiga bersaudara. Semua orang menganggap anak tertua akan paling dulu mengalami kegagalan dan paling merasakan keburukan bila ketiganya pergi mencari keberuntungan.”

Tokoh utama kita bernama Sophie yang sayangnya adalah anak sulung dari tiga bersaudari. Sophie memiliki dua adik perempuan bernama Lettie dan Martha. Ayahnya adalah seorang pemilik toko topi di sebuah kota bernama Market Chipping. Ibu kandungnya meninggal ketika Sophie dan Lettie masih kecil. Ayahnya kemudian menikah lagi dengan seorang wanita cantik bernama Fanny. Dan tiga bersaudari itu dilengkapi dengan hadirnya Martha.

Ketika ketiga bersaudari itu beranjak remaja, ayah mereka Mr. Hatter meninggal dunia. Ternyata toko topi sedang berada dalam kondisi buruk sehingga Sophie dan Lettie harus berhenti sekolah. Hanya Martha yang diizinkan Fanny untuk tetap bersekolah.  Setelah itu Fanny mengatur agar Lettie bekerja di salah satu toko kue di Market Chipping dan Sophie membantunya di toko topi.

Pada masa2 itu, ada dua penyihir yang sedang tenar di Ingary. Satu adalah si Nenek Sihir dari Waste yang ingin mencelakai keluarga kerajaan. Dua adalah Penyihir Howl yang memiliki istana bergerak. Ya, istana Penyihir Howl tidak pernah diam di satu tempat. Dan kabarnya Penyihir Howl gemar menculik gadis2 muda dan memakan jiwa mereka.

Ternyata Sophie memiliki bakat untuk mendesain topi. Topi2 yang dibuat Sophie kabarnya dapat membawa efek khusus pada wanita yang memakainya sehingga terlihat lebih cantik. May Day adalah salah satu hari perayaan khusus di Market Chipping. Di hari itu Sophie menutup toko dan pergi menemui adiknya di toko kue chesari. Sekembalinya ke toko Shopie didatangi oleh seorang wanita yang sangat cantik, namun berdandan sedemikian megah sehingga terlihat menakutkan.

Sang perempuan pada awalnya berlagak mencoba2 topi. Ketika tidak ada yang cocok dan perempuan tersebut mulai mengeluh Sophie mulai kehilangan kesabaran. Akhirnya sang perempuan membuka jati dirinya sebagai Nenek Sihir dari Waste dan menuduh Sophie telah mencampuri urusannya. Sophie merasa itu adalah sebuah kesalahan karena ia sama sekali tidak mengetahui apa yang si Nenek Sihir bicarakan. Namun Nenek Sihir dari Waste tetap tidak mau mendengar dan berkeras menghukum Sophie.

Setelah Nenek Sihir itu pergi alangkah terkejutnya Sophie ketika mendapati bahwa dirinya telah disihir menjadi nenek2  tua. Sophie memutuskan bahwa dengan penampilannya yang seperti itu ia tidak mungkin tetap tinggal di toko topi. Fanny tidak akan mengerti. Akhirnya Sophie memutuskan pergi mencari peruntungannya sendiri, ia pergi dari toko topi tanpa tahu akan kemana.

Di perjalanan Sophie sempat menolong seekor anjing yang ternyata di masa yang akan datang akan memainkan peran dalam hidupnya. Setelah itu ia melihat istana Penyihir Howl sedang bertengger di sebuah bukit. Sophie memutuskan untuk pergi kesana dan meminta bantuan Penyihir Howl untuk merubahnya kembali.

Dengan usaha yang tidak mudah Sophie berhasil masuk ke istana tersebut. Dua penghuni yang ia temui adalah seorang anak bernama Michael yang mengaku sebagai murid Penyihir Howl dan api tungku yang bisa berbicara bernama Calcifier. Ternyata Calcifier adalah sebangsa jin yang membuat istana selalu bergerak. Calcifier membuat kontrak dengan Penyihir Howl yang membuatnya terikat untuk tetap membuat istana itu bergerak.

Sophie berjanji pada Calcifier untuk membantu mencari cara membebaskannya dari kontrak Penyihir Howl jika dirinya diizinkan tinggal disana. Mulai dari saat itu Sophie menjadi salah satu penghuni istana bergerak Penyihir Howl dengan penyamaran sebagai pengurus rumah tangga baru.

Apakah yang akan terjadi ketika Sophie bertemu Penyihir Howl? Kenapa Nenek Sihir dari Waste menuduhnya mencampuri urusan sang Nenek Sihir? Berhasilkan Shopie kembali ke wujud aslinya? I Looveee how the story goes in the end.. Love the movie.. Love the book..

Advertisements

27 thoughts on “Howls Moving Castle By Diana Wayne Jones

    • Oh sebagian besar dari buku ya? Ada yang rame lagi, judulnya Spirited Away sama Grave of the Fireflies, dah ntn blm? rame banget, terutama yang grave of the fireflies, mengharukan!! 😀

      • bzee says:

        ga th juga sih berapa persen yg dr buku, blm pernah browsing.. iya aku udah nonton itu, yg baru2 malah aku ga th sekarang.. yg The Wizard of Earthsea itu dr buku jg bukannya? aku blm baca sih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s