The Throne Of Fire By Rick Riordan

Tebal : 271 hal on ebook

Chaos is impatient. It’s random. And above all it’s selfish. It tears down everything just for the sake of change, feeding on itself in constant hunger.

Ya, Aphopis sang lord of chaos dalam ancient egypt myth akan bangkit dari penjaranya di dalam Duat (underworld versi egypt) dalam waktu lima hari. Selama itu juga Sadie dan Carter harus mencari cara untuk membangkitkan satu-satunya lawan yang ditakuti oleh Aphopis, Ra (Dewa matahari, raja dari semua dewa dalam mitologi mesir). Namun cara untuk membangkitkan Ra dipisah dalam tiga perkamen yang berbeda yang diletakkan di berbagai tempat yang berbeda pula. Sadie dan Carter harus mempertaruhkan nyawa untuk satu-satunya cara yang mereka percayai bisa melawan Aphopis.

Haha, membaca karya-karya Rick Riordan selalu menghibur dan bikin penasaran. Salah satu young adult fantasy yang selalu saya cari-cari. Dari mulai Percy Jackson Series, The Heroes of Olympus dan Kane Khronicles ini. Red Pyramid udah saya baca awal tahun ini, sayang waktu itu saya belum rutin bikin review jadi reviewnya langsung lompat ke seri kedua ^_^.

Buku ini (dan buku sebelumnya) diceritakan dari sudut pandang orang pertama. Sadie dan Carter bergantian menceritakan pengalaman mereka ke dalam sebuah recorder untuk disebarkan dan diharapkan bisa mengajak penyihir-penyihir lain untuk bergabung dengan mereka.

Flashback sedikit ya. Sadie dan Carter adalah dua saudara yang dibesarkan secara terpisah semenjak Ibu mereka meninggal dunia. Sadie dibesarkan oleh nenek kakeknya di London, sedangkan Carter dibesarkan oleh ayah mereka Julius Kane yang juga seorang arkeolog.

Setelah berbagai peristiwa yang terjadi di buku Red Pyramid. Sadie dan Carter mendapati bahwa mereka merupakan keturunan langsung dari dewa dewi mesir. Mereka memiliki kemampuan sihir dan mempunyai potensi  untuk menjadi host bagi dewa dewi mesir. Carter dan Horus. Sadie dan Isis. Namun mereka memilih untuk tetap mengandalkan kemampuan sihir sendiri dan tidak menyatu dengan Horus dan Isis.

If you didn’t listen to our first recording, well…pleased to meet you: the Egyptian gods are running around loose in the modern world; a bunch of magicians called the House of Life is trying to stop them; everyone hates Sadie and me; and a big snake is about to swallow the sun and destroy the world.

Suatu ketika Horus memberikan berita kepada Carter (ya, Carter dan Sadie punya channel langsung untuk bicara dengan Horus dan Isis) perkamen petunjuk pertama untuk membangkitkan Ra ada di Brooklyn Museum, Aphopis akan bangkit dalam waktu lima hari, pada saat equinox yang hanya terjadi dua kali dalam satu tahun. Jadi mereka berdua (Carter dan Sadie) ditemani dua penyihir remaja lain Jazz, Walts dan additional Khufu (yang merupakan seekor baboon) membuka cerita dengan penerobosan ke Brooklyn Museum yang berakhir dengan sedikit kekacauan untuk warga Brooklyn.

Kali ini mereka memiliki lumayan tenaga bantuan karena dari rekaman Red Pyramid yang mereka sebarkan, beberapa remaja yang juga memiliki kemampuan sihir datang ke rumah paman mereka Amos di Brooklyn untuk bergabung dengan misi Carter dan Sadie. Selain itu sekolah resmi The House Of Life yang diperuntukkan untuk para keturunan Godlings seperti mereka yang dipimpin oleh seorang Lector bernama Desjardins masih berambisi untuk menangkap Carter dan Sadie karena menurut aturan The House Of Life kegiatan kedua anak itu ilegal dan harus dihentikan.

Para remaja itu praktis hanya dibantu oleh dua orang dewasa, paman mereka Amos dan seorang Dewi Kucing bernama Bast. Melalui mimpinya Sadie mendapat petunjuk dimana mendapat Perkamen kedua sekaligus mendapatkan bocoran bahwa The House Of Life akan menyerang markas mereka di Brooklyn. Oleh karena itu mereka harus membagi tugas, Carter dan Sadie mencari perkamen kedua, Bast menengok kemajuan kebangkitan Aphopis di penjaranya, Amos dan yang lainnya mempertahankan markas brooklyn. Dalam misinya Carter dan Sadie ditemani oleh Bes (dewa para kurcaci). Berhasilkah Carter dan Sadie membangkitkan Ra ? Apakah Ra mampu melawan Aphopis? Baca sendiri yaaa.. ^_^

Seru sekali menyimak perjalanan Carter dan Sadie. Dari mulai pertengkaran dan saling ejek khas antara kakak beradik sampai kisah cinta monyet khas para remaja antara Sadie dan Anubis (ya, Anubis digambarkan sebagai remaja laki-laki super keren) serta Carter dan Zia. Rick Riordan emang jago mencampur antara kehidupan modern dan mitologi. Dialog-dialognya lucu dan sangat menghibur, tepat sekali untuk menjadi bacaan dikala weekend. Plus sedikit menambah pengetahuan mengenai ancient egypt dengan cara yang menyenangkan !!

Advertisements

4 thoughts on “The Throne Of Fire By Rick Riordan

  1. Aduh buku ini sudah sebulan bertengger di rak currently reading tapi ga kelar-kelar, hufft. Tapi memang kocak sih buku ini, apalagi tingkah laku Sadie dan Carter yg beranteeem mulu. Oia, aku bc ini skalian dgr audiobooknya Nis. Memang agak lama sih tapi dgr Sadie ngomong lebih berasa judesnya. Masih ada 1 buku lagi ya seri Mesir ini? Bentar lagi keluar lanjutannya Lost Heroes ya?! Uhuy, aku jg suka serial itu.

    • annisaanggiana says:

      Iya mi, bentar lagi keluar seri dua The Heroes Of Olympus, aku juga lagi nungguin. Waaaaa.. denger audiobooknya, kereeeennn.. Hehehe.. Iya salah satu yang aku suka dari buku ini hubungan kakak-adik Carter-Sadie. Kocak bgt, keren deh Rick Riordan ^_^ Hayo selesein baca mi !!

  2. astridfelicialim says:

    nis, pengakuan dosa nih: aku belum pernah baca karya Rick Riordan =p hahaha padahal udah penasaran sejak Percy Jackson tapi kok blm kesampean aja. padahal kayaknya keren ya? agak mirip2 Michael Scott gt kali ya gayanya? pengennnnn =D

    • annisaanggiana says:

      Aku malah belum pernah baca Michael Scott O_o keren trid versi twisted nya mitologi mesir and yunani (bwt yg percy jackson series) lumayan penghibur kalo lagi ga mau baca yang berat-berat.
      Begitu banyak buku yang belum kita baca ya… Hohoho… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s