Pangeran Bahagia By Oscar Wilde

Penerbit : Serambi

Tebal : 104 Halaman

Alih Bahasa : Risyiana Muthia

Saya kesengsem sama karyanya Oscar Wilde semenjak baca The Picture Of Dorian Gray. Dalam karya-karyanya Oscar Wilde selalu menyampaikan kesan/kritiknya tentang tatanan dan kondisi masyarakat di masanya yang anehnya masih relevan dengan kondisi saat ini.

Buku Pangeran Bahagia ini adalah kumpulan cerpen fabel yang terdiri dari lima cerita. Melalui cerita pendek ini Oscar Wilde menyampaikan pesannya tentang kemanusiaan dan sindiran-sindiran atas nilai-nilai artifisial yang dijadikan acuan oleh masyarakat. Di masa itu dan di masa sekarang.

Buku ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1888. Walaupun sekilas seperti dongeng untuk anak-anak, namun hampir semuanya berakhir ironis. Yang paling saya suka dari kelima cerpen ini adalah Pangeran Bahagia dan Bunga Mawar&Burung Bulbul. Berikut resume dari masing-masing cerita pendek yang ada di buku ini :

1. Pangeran Bahagia

Dalam cerita ini dikisahkan tentang sebuah patung emas yang menghiasi sebuah kota. Patung Emas tersebut diberi nama Pangeran Bahagia. Pangeran Bahagia adalah patung yang disayangi oleh seluruh warga. Suatu waktu seekor burung walet hinggap di pundak Pangeran Bahagia. Burung walet tersebut terkejut karena melihat pangeran bahagia sedang menangis. Ternyata Pangeran Bahagia sebenarnya sama sekali tidak bahagia. Dia bisa melihat penderitaan warga kotanya dimana-mana. Pangeran Bahagia dan Burung Walet kemudian bekerja sama untuk meringankan penderitaan rakyat miskin yang ada di kota tersebut.

2. Bunga Mawar Dan Burung Bulbul

Seekor Burung Bulbul bersedia untuk membantu seorang pelajar yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Kekasih hati sang pelajar tidak mau berdansa dengannya jika ia tidak membawakan sekuntum mawar merah untuknya. Sang Burung Bulbul merasa tersentuh dengan besarnya cinta sang pelajar dan memutuskan untuk membantunya mendapatkan cinta, meskipun dirinya harus berkorban untuk membantu pelajar tersebut.

3. Raksasa Yang Egois

Sang raksasa telah meninggalkan kastilnya selama 7 tahun. Selama itu halaman kastilnya telah menjadi taman bermain bagi anak-anak. Ketika pulang dan mendapati halaman kastilnya dipenuhi anak-anak, raksasa pun marah. Raksasa mengusir anak-anak dan membangun pagar tinggi mengelilingi kastilnya. Keegoisan raksasa membuat musim semi tidak mau datang ke halaman raksasa tersebut. Yang senang dengan kondisi itu hanyalah salju dan es.

4. Teman Yang Setia

Hans bersahabat dengan seorang tukang giling. Tukang giling tersebut memiliki konsep yang egois tentang persahabatan sehingga selalu memanfaatkan dan mengambil keuntungan dari kebaikan Hans. Ketika Hans meninggal si tukang giling masih merasa sebagai sahabat terbaiknya.

5. Roket Yang Luar Biasa

Cerita kelima mengisahkan tentang sebuah roket yang congkak dan egosentris sampai akhir hayatnya. Sang roket selalu memandang rendah benda lain dan hanya senang mendengarkan dirinya sendiri.

Advertisements

12 thoughts on “Pangeran Bahagia By Oscar Wilde

    • annisaanggiana says:

      Oya? Padahal cerita yang burung bulbul dan bunga mawar itu paling tragis menurutku. Hehe. Thanks Helvry !!

    • annisaanggiana says:

      Salam kenal juga πŸ™‚ iya saya memang seringnya baca karya klasik, tp jenis-jenis lain juga ok2 aja kok. Omnivora genre buku.

  1. Yaay, baru kelar baca buku Pangeran Bahagia versi Serambi, 5 cerita ini sedih-sedih semua, malah bukan sekedar sedih tapi ironis. Walau begitu bahasa Oscar Wilde sangat indah, pantesan menjadi sastrawan yang diakui dunia. Jadi pengen baca Picture of Dorian Gray, habis filmnya agak agak ‘seram’. πŸ˜€

    • annisaanggiana says:

      Iya mi.. Ceritanya sedih tapi indah, hehe.. Picture of Dorian Gray itu keren banget mi.. Lebih keren dari pangeran bahagia πŸ™‚ πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s