Wicked By Gregory Maguire

Penerbit : HarperCollins Publisher

Tebal : 538 Halaman

This is one of my favorite novel. Someone should published it and translate it in to Indonesian Language. Cerita ini sangat mengubah perspektif saya tentang cerita The Wonderful Wizard Of Oz yang dibuat oleh Frank L. Baum. Semacam twisted version yang menjelaskan masa lalu Sang Wicked Witch Of The West. I don’t believe in fairy tales in think this book brings justice for the wicked witch. Never to judge another person.

Prolog cerita dimulai dengan Sang Wicked Witch of The West yang sedang mengintai para calon pembunuhnya. Sang Singa, Tin Woodman, Scarecrow dan gadis kecil yang kabarnya berasal dari dunia lain itu. Alangkah terkejutnya ketika ia mendapati bahwa mereka sedang membicarakannya. Sang Wicked Witch merasa terganggu karena orang-orang asing itu tidak tau apa-apa mengenai dirinya. Ketika badai mulai turun dan mereka beranjak untuk mencari tempat perlindungan. Barulah ia melihat sepatu perak yang dipakai gadis kecil itu. Sepatu perak adik perempuannya. Sepatu perak yang seharusnya menjadi miliknya..

Lalu cerita mundur ke puluhan tahun sebelumnya. Ke suatu tempat bernama Muchkindlanders tepatnya suatu desa terpencil bernama Rush Margins. Saat itu dunia tersebut terdiri dari lima bagian. Tepat di tengah terdapat sebuah daeran bernama Oz yang bisa disebut pusat dari dunia tersebut. Oz dari generasi ke generasi dipimpin oleh seorang ratu yang selalu bernama Ozma. Di sebelah utara Oz terdapat sebuah daerah yang bernama Gillikin, sebuah daerah perkotaan yang beradab yang memiliki universitas, theater, industri dan sumber peradaban lainnya. Di sebelah timur Oz terdapat sebuah daerah yang bernama Muchkindlanders, daerah pertanian yang menjadi sumber utama pemasok pangan bagi Gillikin dan Oz. Di sebelah selatan terdapat Quadling Country yang merupakan daerah tidak berprospek dan dipenuhi oleh penyakit. Di sebelah barat Oz adalah Winkie Country yang kabarnya tidak berpopulasi.

Kembali ke Rush Margins. Disana hidup sepasang suami istri yang bernama Frexpar (seorang pendeta) dan istrinya Melena. Melena sebenarnya merupakan putri dari keluarga terpandang. Ayahnya adalah semacam pejabat yang bernama/bergelar Eminent Thropp. Demi cintanya pada Frexpar Melena bersedia mengikutinya, sebuah keputusan yang kemudian disesalinya. Saat itu Melena sedang hamil besar dan terpaksa melahirkan hanya dengan dibantu oleh seorang Bidan dan istri nelayan karena frexpar sedang pergi berkhotbah ke masyarakat desa untuk mencegah mereka mempercayai ramalan dari The Clock of The Time Dragon yang konon dapat menerawang masa depan dan sekaligus membuat masyarakat menjadi liar dan keluar dari ajaran The Unnamed God yang selalu disebarkan oleh Frexpar.

Alangkah terkejut pada bidan ketika mendapati bayi perempuan Melena berwarna hijau dan telah memiliki gigi yang tajam (yang membuat jari sang istri nelayan terputus). Melena dan Frexpar tidak tau apa yang harus dilakukan dengan bayi hijaunya. Mereka menamainya Elphalba. Melena akhirnya memanggil Nanny, perempuan yang telah membesarkannya untuk membantu mengurus Elphalba.

Somewhere along the road, suami istri tersebut menerima seorang Quadlings untuk tinggal bersama mereka. Orang Quadling tersebut bernama Turtle Heart, ia seorang pembuat kaca. Suatu hari Turtle Heart membuatkan sebuah piring kaca yang konon bisa melihat masa depan.

Kata-kata pertama Elphalba diumurnya yang kedua adalah Horrors. Secara tidak sengaja ia melihat apa yang dapat Turtle Heart lihat di piring kaca tersebut. Bahwa dia akan datang, dia akan datang melalui udara dengan sebuah balon besar yang seolah jatuh dari langit. Rezim ozma akan terguling.

Lima belas tahun kemudian Elphalba yang berumur 17 tahun berhasil masuk ke sebuah Universitas Shiz. Universitas bergengsi yang terletak di wilayah Gillikin. Disinilah awal pertemanan antara Elphalba dan Galinda (yang nantinya menjadi The Good Witch). Elphalba adalah wanita muda yang kritis, anti tirani dan berpikir out of the box untuk zamannya. Pada saat itu Sang Wizard sudah berhasil menggulingkan rezim Ozma dan sedang memberlakukan larangan bagi para Animal(para binatang yang memiliki spirit sehingga bisa berbicara dan mempunyai akal) untuk mendapatkan pendidikan, pekerjaan maupun berkendaraan umum. Hal ini yang memicu Elphalba untuk menentang sang Wizard. Disinilah roda nasib Elphalba, Galinda dan Nessarose (adik perempuan Elphalba yang nantinya menjadi The Wicked Witch of The East) mulai berputar.

Bagaimana hingga gadis seperti Elphalba bisa mendapat julukan The Wicked Witch of The West. Read it yourself, dijamin ngga bakalan nyesel. Yang jelas buku ini mengajarkan kita untuk melihat sesuatu dari perpektif yang sama sekali berbeda dan everybody has their own reason for doing what they’re doing. Rame banget dan sangat saya rekomendasikan untuk dibaca!

Advertisements

6 thoughts on “Wicked By Gregory Maguire

  1. astridfelicialim says:

    Nis, baca reviewnya aku jadi pengen reread buku ini =) Gregory jago banget ya memplesetin fairy tales dari sudut pandang berbeda. dan jadi penasaran juga sama buku dia yg lain, kayaknya seru2 juga…oiya si wicked ini udah ada teaternya ya, dan cukup sukses juga di eropa/amerika.

    • annisaanggiana says:

      Iya.. Makanya aku pengen baca ulang gara-gara keseringan denger lagu defying gravitynya idina menzel (yg jadi elphalba di versi teaternya). Aku udah baca yang judulnya son of the witch (versi ebooknya tapi), nyeritain masa dewasanya si Liir dan apakah dia anaknya Elphalba dengan Fiyero atau bukan. Hehehe. Aku udah nyetok versi ebooknya yang judulnya mirror mirror itu. Sip dah Gregory Maguire!

  2. aku pengeeen baca.. T_T
    eh omong2 itu kok bayinya warna hijau dan bgitu lahir udah punya gigi?hihi..
    berarti secara fisik kan aneh ya..kok bisa masuk universitas ya,maksudku,apakah univ nya ada dikatakan buat manusia atau…? *namanya jg fantasi* ;p

    • annisaanggiana says:

      Hohoho bahkan di ceritanya di Universitas itu Hewan-hewan yang bisa berbicara pun boleh ikut belajar dan mengajar! Keren bgt deh bukunya Nov, tapi sayang belum ada yang nerjemahin.

    • annisaanggiana says:

      Oya? iya nih soalnya sebenernys novel ini udah populer banget, apalagi semenjak ada drama musikalnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s